Sudahkah kita???

Jangan tanyakan alasan kenapa cinta dan kasih sayang ukhuwah ini hadir di hatiku..

Karna aku pun tak akan bisa memberikan jawabannya…

Bukankah cinta memang datang tanpa kita minta?

Terlebih jika itu datangnya dari Allah…

Siapa yang bisa memahami bahasanya Allah ketika Dia mengikatkan hati antar sesama muslim dalam lingkaran bernama ukhuwah

 

tulisan ini saya CoPas dari note seorang akhwat dengan sedikit editing, tertarik untuk membagikannya pada kalian, yang sudah pernah baca monggo dibaca lagi, siapa tau bisa lebih paham, he2…

 

banyak hal yang terkadang secara tidak kita sadari berpengaruh pada perjalanan kesuksesan kita, salah satunya adalaha sahabat, wew…terkadang kita menganggap sahabat hanyalah orang terdekat kita saja, tapi ternyata bisa lebih dari itu kawan…

 

sudahkah kita menjadi sahabat terbaik bagi orang2 disekeliling kita, sudahkah kita mencintai mereka karena Allah semata, karena dalam sebuah hadist disebutkan :

 

“Dari Umar bin Khatab ra, Rasulullah SAW mengatakan kepadaku, ‘sesungguhnya diantara hamba-hamba Allah terdapat sekelompok orang yang mereka ini bukan para nabi dan bukan pula orang yang mati syahid, namun posisi mereka di sisi Allah membuat para nabi dan orang yang mati syahid menjadi iri. Para sahabat bertanya, beritahukan kepada kami, siapakah mereka itu ya Rasulullah ? Beliau menjawab, ‘mereka adalah sekelompok orang yang saling mencintai karena Allah SWT, meskipun diantara mereka tiada ikatan persaudaraan dan tiada pula kepentingan materi yang memotivasi mereka. Demi Allah, wajah mereka bercahaya, dan mereka berada di atas cahaya. Mereka tidak takut manakala manusia takut, dan mereka tidak bersedih hati manakala manusia bersdih hati.’ Lalu Rasulullah SAW membacakan ayat ‘Sesungguhnya wali-wali Allah itu, mereka tidak takut dan tidak pula bersedih hati.” (HR. Abu Daud)

 

Subahanallah mau jadi orang2 yang disebutkan dalam hadist tersebut? tulisan ini hanya sebagian kecil untuk mencapai hal tersebut, semoga kita tidak lelah mencari ilmu Nya, silahkan di simak..^_^

12 Ciri Sahabat Sejati Menurut Imam al-Ghazali

 

Ingatlah kapan terakhir kali Anda berada dalam kesulitan.Siapakah yang berada di samping Anda?Siapakah yang mengasihi Anda ketika Anda merasa tidak dicintai?Siapakah yang tetap bersama Anda, bahkan ketika Anda tak bisa memberikan apa-apa?Itulah SAHABAT Anda.

Bagaimanakah kita bisa mengukur persahabatan sejati itu?

 

Mari kita simak 12 Ciri Sahabat Sejati Menurut Imam al-Ghazali di bawah ini:

  1. Jika kau berbuat baik kepadanya, maka ia juga akan melindungimu;
  2. Jika engkau merapatkan ikatan persahabatan dengannya, maka ia akan membalas balik persahabatanmu itu;
  3. Jika engkau memerlukan pertolongn darinya, maka ia akan berupaya membantu sesuai dengan kemampuannya;
  4. Jika engkau menawarkan berbuat baik kepadanya, maka ia akan menyambut dengan baik;
  5. Jika ia memproleh suatu kebaikan atau bantuan darimu, maka ia akan menghargai kebaikan itu;
  6. Jika ia melihat sesuatu yang tidak baik dari dirimu, maka akan berupaya menutupinya;
  7. Jika engkau meminta sesuatu bantuan darinya, maka ia akan mengusahakannya dengan sungguh-sungguh;
  8. Jika engkau berdiam diri (karena malu untuk meminta), maka ia akan menanyakan kesulitan yang kamu hadapi;
  9. Jika bencana datang menimpa dirimu, maka ia akan berbuat sesuatu untuk meringankan kesusahanmu itu;
  10. Jika engkau berkata benar kepadanya, niscaya ia akan membenarkanmu;
  11. Jika engkau merencanakan sesuatu kebaikan, maka dengan senang hati ia akan membantu rencana itu;
  12. Jika kamu berdua sedang berbeda pendapat atau berselisih paham, niscaya ia akan lebih senang mengalah untuk menjaga.

 

Ingatlah kapan terakhir kali Anda berada dalam kesulitan.

Siapakah yang berada di samping Anda?

Siapakah yang mengasihi Anda ketika Anda merasa tidak dicintai?

Siapakah yang tetap bersama Anda, bahkan ketika Anda tak bisa memberikan apa-apa?

 

Itulah SAHABAT Anda.

 

Apakah kita telah memiliki sahabat sejati seperti itu?

Bukankah lebih baik jika kita introspeksi diri dulu, apakah diri kita sudah layak disebut sebagai sahabat sejati? dan apakah kita sudah menunaikan hak-hak ukhuwah dari sodara2 kita…

 

Dalam masa kejayaan, teman-teman mengenal kita.

Dalam masa kesulitan, kita mengenal siapa sahabat kita.

 

by: Komunitas Rindu Syariah dan Khilafah

 

 



Iklan

3 thoughts on “Sudahkah kita???

  1. Dari Umar bin Khatab ra, Rasulullah SAW mengatakan kepadaku, ‘sesungguhnya diantara hamba-hamba Allah terdapat sekelompok orang yang mereka ini bukan para nabi dan bukan pula orang yang mati syahid, namun posisi mereka di sisi Allah membuat para nabi dan orang yang mati syahid menjadi iri. Para sahabat bertanya, beritahukan kepada kami, siapakah mereka itu ya Rasulullah ? Beliau menjawab, ‘mereka adalah sekelompok orang yang saling mencintai karena Allah SWT, meskipun diantara mereka tiada ikatan persaudaraan dan tiada pula kepentingan materi yang memotivasi mereka. Demi Allah, wajah mereka bercahaya, dan mereka berada di atas cahaya. Mereka tidak takut manakala manusia takut, dan mereka tidak bersedih hati manakala manusia bersdih hati.’ Lalu Rasulullah SAW membacakan ayat ‘Sesungguhnya wali-wali Allah itu, mereka tidak takut dan tidak pula bersedih hati.” (HR. Abu Daud)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s