Seharusnya

Ada kala nya…kita ingin tau isi hati orang lain..

kita..ingin tau, ada diposisi mana kita dalam hatinya…

kita…ingin tau, seberapa besar sayang nya terhadap qt..

dan kita pun, ingin tau… dianggap apa qt sebetulnya…

Ada kala nya… kita berharap yang kluar dari mulut nya adalah kata “kamu” bukan “kalian”

kita berharap… eksistensi kita diutamakan

kita berharap… menjadi urutan no 1 diantara yang lain..

dan kita berharap… keberdaan qt selalu dianggap.

Malu rasanya…ketika ingin2 tadi timbul dalam diri ini, malu rasanya… ketika harap2 tadi mewarnai ketulusan ini. sehingga..bukan mereka yang berkata “maaf klo ga sesuai harapan” tapi seharusnya  kita yang berkata “maaf klo harapan ini terlalu tinggi”

seharusnya kita membiarkan ini tumbuh dengan sendirinya… ketulusan yang mewarnainya, kasih sayang yang meliputi nya, wlo tanpa harus terucap… tapi penuh makna, karna cinta pasti akan mengerti “Siapa kita” tanpa harus berkata.. dan hingga pada akhirnya kita pun akan berucap “ko, bisa ya kita bisa deket begini? ”

“maaf bila ingin & harap itu pernah ada”

index

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s